blog-img
13/12/2019

Angin kencang kembali menerjang Bangkalan

aspiya | Sains

ANGIN kencang kembali menerjang Bangkalan. Kali ini, angin kencang menghempas wilayah kota. Akibatnya, banyak pohon tumbang.Kejadian ini langsung direaksi cepat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait. Bahkan, Sekretaris Daerah, Drs Setijabudhi MM langsung turun untuk melihat kondisi di lapangan.

Budhi menyusuri Jalan Ahmad Yani menuju wilayah Kelurahan Pangeranan, lanjut ke Komplek Pesarean Syaichona Cholil. Selanjutnya, Sekda menuju Jalan Soekarno-Hatta dan berhenti di depan Stadion Gelora Bangkalan untuk memantau proses evakuasi pohon yang tumbang ke jalan.

Menurut Budhi, angin puting beliung menyebabkan korban luka. “Informasinya ada (korban, Red) di Mlajah. Korban perempuan dan langsung dibawa ke rumah sakit," katanya ketika dikonfirmasi wartawan di depan Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (11/12/2019).

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, terutama angin kencang, Budhi menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon besar. Terutama yang berada di tepi jalan dan pemukiman warga. "Dinas Lingkungan Hidup diminta merampingkan dahan pohon agar tidak mudah roboh saat diterpa angin," harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda berpesan agar masyarakat selalau berhati-hati dan waspada saat bepergian. "Utamakan keselamatan. Jika hujan disertai angin kencang, segera berlindung ke bangunan yang kuat," imbaunya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD, Rizal Morris mengatakan, setelah kejadian angin puting beliung, pihaknya segera bergerak. Langkah yang dilakukan adalah melakukan evakuasi pohon yang tumbang ke jalan. "Kita belum menghitung kerugian akibat angin puting beliung. Fokus kita adalah memotong pohon yang tumbang ke jalan agar kondisi kembali normal," pungkasnya. (eko)

Populer